Selasa, 15 Juli 2014

Trik Memenuhi Kebutuhan Cairan Selama Berpuasa

Ads Responsive

Cairan merupakan bagian penting dari tubuh kita. Bahkan, sekitar 60-70% tubuh kita tersusun dari air.
Untuk itulah selama bulan puasa, kita tetap perlu memperhatikan kebutuhan cairan tubuh dan berusaha memenuhinya agar tubuh tetap sehat dan dapat berfungsi dengan baik.
Tapi ternyata untuk memenuhi kebutuhan cairan untuk mendukung ibadah berpuasa dibutuhkan cairan yang bukanlah sembarangan cairan.
Karena bukan berarti Anda membutuhkan cairan lantas dapat dijawab dengan bir atau minuman beralkohol lainnya, bukan?

Kebutuhan Cairan Minimal Tubuh Harus Terpenuhi

minum air putihPria, wanita, ibu hamil dan menyusui memilik kebutuhan cairan dasar yang berbeda. Berikut detil beberapa diantaranya:
  • Secara khusus, seorang pria membutuhkan sekitar 3 liter konsumsi air per hari
  • Wanita sekitar 2,2 L air per hari. Ibu hamil membutuhkan 2,3 L air per hari
  • Ibu menyusui membutuhkan 3,1 L air per hari.
  • Secara umum, paling tidak dibutuhkan 8 gelas air putih per hari untuk memenuhi kebutuhan dasar cairan dan tambahan 1-5 gelas lagi untuk ibu hamil dan menyusui.
Untuk itu, jangan lupa untuk membagi dengan seimbang asupan air putih saat sahur, berbuka dan malam hari sebelum tidur untuk tetap memenuhi kebutuhan cairan tubuh.

Hindari Makanan Tinggi Garam dan Pedas.

pedas makan Makanan tinggi garam dan pedas dapat membuat Anda merasa cepat haus dan ingin mengkonsumsi cairan.
Bukan berarti Anda harus menghilangkan elemen garam dari makanan Anda, namun cukup batasi dan berbijaksana dalam mengkonsumsinya.
Bagaimana pun natrium (garam) adalah nutrisi yang masih diperlukan tubuh Anda.
Namun demikian, sebisa mungkin hindari makanan yang terlampau asin dan pedas.

Hindari Teh dan Kopi

kopi teh hindariTeh dan kopi memiliki sifat diuretik, yaitu menarik cairan tubuh dan membuangnya lewat air seni. Konsumsi teh dan kopi akan membuat Anda banyak buang air kecil sehingga cairan keluar dari tubuh dan membuat Anda juga cepat haus.

Belum lagi kandungan kafein yang dapat mencetuskan naiknya asam lambung bagi penderita GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) ketika perut kosong selama aktivitas berpuasa. Hal ini pantas untuk dipertimbangkan guna menghindari kopi ataupun teh dan minuman berkafein lainnya.

Teh Berkafein?
Betul, meskipun kadarnya tidak setinggi kopi. Menurut daftar Food and Drugs Association, dalam 236ml teh hitam instan yang biasa kita minum mengandung kafein sebanyak 30-50mg. 

Hindari Minum di Sela-sela Makan

Untuk tetap bisa menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh maka jumlah cairan yang harus dikonsumsi tetap harus dipenuhi. Untuk mencegah gangguan pencernaan dan rasa kembung berlebihan maka Anda dapat menyiasati konsumsi air dengan trik minum air di sela-sela makan ketimbang minum air langsung dalam jumlah banyak.
Asupan cairan yang cukup untuk tubuh akan membantu Anda untuk dapat menjalani puasa dengan lebih lancar hingga hari kemenangan!

Sumber : Klik Dokter

Ads Responsive
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Seorang yang ingin berbagi Pengetahuan dan informasi yang pernah terjadi pada diri sendiri dan orang lain yang dapat memotivasi kita dalam mengarungi bahtera hidup di Dunia dan Akhirat.

Related : Trik Memenuhi Kebutuhan Cairan Selama Berpuasa