Senin, 07 Maret 2016

Mendengar Suatu Kebaikan Membuat Manusia Mulia

Ads Responsive

Mendengar Suatu Kebaikan Membuat Manusia Mulia, Tahukah kita, indera yang pertama kali difungsikan Tuhan kepada manusia ialah pendengaran. Ketika kita masih di dalam rahim ibu, walau telinga kita mungkin belum tumbuh seperti yang kita lihat seperti saat ini, namun sungguh hampir setiap kita sudah mulai dapat mendengar.  Di dalam rahim, kita sudah dapat mendengar suara detak jantung ibu, bunyi keroncongan perut ibu, dan mendengar aliran darah yang bergerak melalui tali pusat (placenta), bahkan kita pun dapat terkejut ketika mendengar suara keras yang terjadi di sekitar perut ibu. Maka tidak heran hampir sebagian besar orang tua kita khususnya ibu sudah mulai berkomunikasi dengan sang cabang bayi ketika masih di dalam rahim, mendo’akannya bahkan memberikan stimulus untuk merangsang otak bayi agar menjadi orang yang cerdas, misalnya dengan mendengarkannya musik klasik atau jika ia seorang muslim akan didengarkan kepadanya lantunan ayat-ayat suci al-qur’an.

Dan ketika sudah lahir, semakin ibu banyak berbicara dan membaca untuk kita, maka semakin banyak pula kita akan mengeluarkan kata-kata untuk berbicara. Apapun yang sering terdengar di telinga kita, itu pula yang akan sering kita ucapkan. Semakin sering kita mendengar lagu, maka akan semakin sering kita bernyanyi. Dan semakin sering kita mendengar suara dan bunyi-bunyian di sekitar kita, maka semakin cepat kita berinteraksi dengannya. Begitu luar biasanya indera pendengaran, sehingga karenanya kita pun dapat menjadi manusia mulia. Baca Juga Kita Adalah Seorang Pejuang

Seorang pemain, ia akan cepat berkembang dan  menjadi hebat ketika ia mau mendengar apa-apa yang diinstruksikan pelatih. Melangkah, berlari, bergerak dan melakukan apa-apa yang diperintahkan pelatih dan terus mengulanginya, itu akan membuat seorang pemain akan mampu menjalankan strategi untuk mencapai tujuan yang diharapkan. Semakin banyak dan berulang-ulang kita mendengar, maka semakin tergerak kita untuk melakukannya. Sehingga tidak heran, ketika kita banyak dan rutin mendengar hal-hal yang baik, maka pikiran dan hati kita pun akan tergerak untuk melakukan kebaikan. Ucapan, penglihatan, perasaan termasuk prasangka di dalamnya, gerak tubuh dan semua yang keluar dari kita insyaallah adalah kebaikan.

Oleh karena itu, jadilah kita mulia dengan berusaha mendengar hal-hal mengandung kebaikan. Jangan pernah memilih siapa yang mau kita dengar, besar atau kecil, atasan atau bawahan, kawan bahkan lawan sekalipun, ketika ia menghadirkan kebaikan, maka jangan pernah tutup telinga dengan kedua tangan kita. Terima saja dulu walau mungkin berat, ambillah walau mungkin menyinggung perasaan kita, dan pegang yang erat walau mungkin itu menyakitkan. Bukan kah obat itu pahit? namun walau pahit dia kan menyembuhkan. Dan bukankah malam itu gelap? Namun sadarilah walau gelap dia kan membuat kita terlelap dalam mimpi-mimpi indah.

Ads Responsive
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Seorang yang ingin berbagi Pengetahuan dan informasi yang pernah terjadi pada diri sendiri dan orang lain yang dapat memotivasi kita dalam mengarungi bahtera hidup di Dunia dan Akhirat.

Related : Mendengar Suatu Kebaikan Membuat Manusia Mulia