Minggu, 29 Januari 2017

Meminta Maaf & Memaafkan Bukan Pekerjaan Hina

Ads Responsive

Sebelumnya saya minta maaf mungkin tulisan saya nanti ngawur tanpa arah dan tak memiliki nilai baik di hati para sahabat yang baik hati, tulisan ini saya tulis hanya untuk mengingatkan diri sendiri agar tidak gengsi untuk meminta maaf apabila saya melakukan kesalahan.

Setiap manusia pasti pernah malukan kesalahan baik kepada sesama ataupun kepada Agama, tidak terkecuali saya, saya yang setiap hari mundar-mandir di jalanan (preman jalanan cari target kali ya heheh), Berbicara tanpa berpikir sehingga membuat orang lain tersinggung, bertindak tanpa berpikir hingga membuat orang merasakan akibatnya itu sebagian contoh dari kesalahan kepada sesama.

Meminta Maaf & Memaafkan Bukan Pekerjaan Hina, Indahnya Bermaaf-maafan, Memaafkan, Minta Maaf, Akhlak Terpuji
Sumber Gambar : Google
Kesalahan kepada sesama tidak bisa ditebus dengan cara bangun malam, bersyujud dan minta ampun kepada Allah, karena Allah tidak akan mengampuni dosa hambanya kecuali kesalahan kepada Allah itu sendiri. Saya ambil contoh di sekolah, Seandainya kita adalah Guru lalu menulis pelajaran di Papan Tulis, Kebetulan kita memiliki jam mengajar di kelas X, kemudian kita masuk ke kelas XI, sampai di kelas XI ingat bahwa dia menulis di papan kelas X dan ingin menghapusnya. Karena kita malu, malas dan alasannya untuk masuk kembali ke kelas X maka kita langsung Menghapus Papan di kelas XI. Menurut sahabat, Tulisan yang ada di papan kelas X terhapus nggak? (ibaratnya kurang pas ya gan heheh)

Dalam hal ini, saya ingin mengajak teman-teman agar tidak Gengsi untuk meinta maaf pada siapapun, pada orang kecilpun kalau kita memiliki salah, maka segeralah minta maaf meskipun kita lebih besar dan lebih kekar darinya. kita jangan malu untuk minta maaf pada orang lain sekalipun orang lain tersebut levelnya berada jauh dibawah kita. karena yang harus kita tulis di hati kita adalah Meminta Maaf Bukan Pekerjaan Hina.

Malah, kalau kita berani mengakui kesalahn kita lalu meminta maaf kepada siapa kita yang punya salah maka langkah kita adalah hal terpuji yang kata pelajaran di Madrasah dulu termasuk Akhlak Terpuji. Benar nggak sahabat?

Nah, dari tadi kan kita bicara Minta maaf, itu berarti kalau kita memiliki salah, bagaimana jika yang punya salah adalah orang lain pada kita? lalu orang lain minta maaf kepada kita, bisakah kita memaafkan?

Apabila memaafkan orang lain adalah hal yang mulia maka Memaafkan orang lain itu jauh lebih mulia. jadi sejahat apapun orang lain pada kita, apabila dia memiliki iktikad baik untuk baikan dengan meminta maaf pada kita, sebaiknya kita tidak perlu banyak berpikir bahkan kalau perlu kita tak perlu berpikir untuk memaafkannya. hal itu apabila kesalahan yang dilakukan pada kita pribadi, lain lagi kalau kesalahan itu dilakukan pada Agama dan Hukum. Prosesnya beda lagi.

Owh ya, Ini tadi saya mendapatkan Video di Facebook Sayyid Ahhamid tetang Jagoan GMBI yang beberapa minggu lalu mengajak Duel Lurah Damin Sada kini datang dengan beraninya ke rumah Lurah Damin Sada untuk Meminta Maaf karena telah menyadari akan Keselahannya. Seperti apa Usaha Jagoan GMBI agar bisa dimaafkan dan Bagaimana Sikap Lurah Damin Sada terhadap Jagoan GMBI? Berikut Videonya :
Setelah Melihat Video diatas, Apa hubungannya dengan Tulisan saya terus apa nilai Moral dari Video tersebut? Jawab via Kotak Komentar di bawah ya ganteng dan Cantik..! Jangan Lupa juga untuk Berlangganan Video Youtube saya di Disini

Ads Responsive
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Seorang yang ingin berbagi Pengetahuan dan informasi yang pernah terjadi pada diri sendiri dan orang lain yang dapat memotivasi kita dalam mengarungi bahtera hidup di Dunia dan Akhirat.

Related : Meminta Maaf & Memaafkan Bukan Pekerjaan Hina

14 komentar

Maaf dan Terima kasih, dua kata yang seharusnya selalu diucapkan

yups, apabila kesalahan kita di maafkan, maka kita dianjurkan untuk berterima kasih hehehehe

Pas minta maap enak, pas posisi harus ngemaafin yang kadang bikin nyesek. Mmmm

heheh iya benar, hanya orang yang bisa mengontrol ego dan memiliki kesadaran dan menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna. sesekali pasti kita melakukan kesalahan kepada orang lain. semoga kita mampu mengontrol ego kita dan mau memaafkan akan semua kesalahan orang lain. Amiin

Aku sedang membiasakan anak2 untuk berkata maaf, (minta) tolong, dan terimakasih. Meminta maaf terkadang memang bagi sebagian orang gengsi dilakukan, tapi justru dengan meminta maaf hati kita bisa bersih dan tenang

betull,, meminta maaf adalah tanda kebesaran jiwa

iya benar sekali, dengan meminta maaf kita seakan hidup tanpa beban, jadi rilex. thank's ya

iya benar, jiwa yang besar adalah jiwa yang benari minta maaf ketika punya salah, dan ikhlas memaafkan.

aku suka minta maaf duluan sama anak2 klo habis marah2 sambil jelasin alasanku knp.jadi marah.. alhamdulillah malah jd enteng pikiran, mereka jd kaya ngerti, gak bikin kesel

Aku suka minta maaf dan saling memaafkan. Terkadang ketika minta maaf ada saja, yang gamau menerima maaf.

marah-marah dengan penuh alasan yakni karena tidak ingin anak-anak menjadi anak yang durhaka, ingin mendidik kedisiplinan anak namun meski demikian kita masih saja merasa bersalah pada mereka dan kita meminta maaf itu merupakan contoh baik dan semoga hal tersebut dapat ditanam di hati anak-anak sehingga mencohnya. Amiin

hal demikian itu tak usah dipikirkan, asalkan iktikad baik kita untuk meminta maaf sudah ada namun pihak sana tidak mau memaafkan, itu sudah bukan urusan kita. tapi urusan sama dengan yang maha kuasa. karena Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang ada dalam Hati Hamba-Nya.

tpi saya heran dgn org yg mudah berkata "maaff ya" eh ttep aja diulang perbuatannya.. saya jd illfeel jg pak sm org gtu..

nah kalau berulang-kali, maaf hanya dijadikan penghisan bibir, itu mah minta dikasih pelajaran wkwkwkw